FISIP Unfari Sukses Gelar Seminar Politik Bersama Deputi Bidang Teknis KPU Republik Indonesia dan Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat

Diposting oleh Chrissy Wulandari, 13 April 2023

blog-post-image

Seminar Politik yang diadakan oleh Fisip Unfari sukses digelar pada hari Rabu, 12 April 2023 di Fox Hariss Lite Metro Bandung bersama dengan lebih dari 200 mahasiswa/i Fakultas ISIP Prodi Administrasi Negara dan hubungan Internasional. Dihadiri oleh Rektor Universitas Al Ghifari prof. Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP., M.Si, Ketua LPPM Universitas al Ghifari Dr. H. Gunawan undang, S.IP., M.Si, Dekan FISIP Universitas Al Ghifari Dr. Dina, S.IP., M.Si, Kaprodi Administrasi Negara M. Ridwan caesar, S.IP., M.Si, Kaprodi Hubungan Internasional Tom Finaldin, S.IP., M.Si, Sekprodi Administrasi Negara Iin Endah Setyawati, S.IP., M.AP serta para Dosen FISIP Universitas Al Ghifari.

Dengan mengusung tema "Seminar Politik: Optimalisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Milenial dan Gen Z Dalam Meningkatkan Pemilu 2024 yang Berkualitas"  Turut hadir sebagai narasumber Eberta Kawima selaku Deputi Bidang Teknis KPU Republik Indonesia dan Reza Alwan Sovnidar, S.H., M.M., M.H selaku Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Hukum dan Pengawasan. 

Eberta mengungkapkan setidaknya ada 4 strategi yang harus dilakukan untuk menarik minat Gen Z dalam hal Pemilihan Umum, salah satunya dengan Sosial Media. "Anak muda tidak akan jauh dari sosial media karena apapun yang mereka pahami asalnya dari Sosial Media. Oleh karena itu kita harus aktif bersosial media dan memberikan asupan positif bagi Gen Z mengenai Pemilu yang mungkin masih banyak dari mereka yang tidak tau atau bahkan apatis terhadap Pemilu" ujarnya.

Sedangkan Reza menjelaskan hak-hak masyarakat dalam bidang Politik salah satunya adalah menggunakan hak untuk memilih dalam Pemilu. "Jangan sia-siakan hak kalian untuk memilih karena peran masyarakat dalam politik sebagai penyelenggara, sebagai peserta, sebagai pemilih dan sebagai pemantau. Sebagai Gen Z harus lebih peka terhadap penggunaan hak pilih dalam Pemilu karena 1 suara saja akan menentukan nasib Indonesia 5 tahun kedepan. Peran serta masyarakat dalam Pemilu menjadi salah satu kunci sukses terselenggaranya Pemilu tersebut" tegasnya.

Sementara Rektor Universitas Al Ghifari, Prof. Didin menyampaikan bahwa mahasiswa/i Unfari khususnya FISIP merupakan generasi yang peduli akan keadaan Politik dan tidak apatis terhadap penyelenggaraan pemilu apalagi mengenai hak pilih. Dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa/i FISIP yang terlibat dalam Panitia Pemungutan Suara, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih, dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan maupun Kelurahan/Desa. "Mahasiswa FISIP senang berdemokrasi dan peduli terhadap Politik" ujar Prof. Didin.

Dekan FISIP sendiri mengajak mahasiswa/i Unfari untuk menjadi pemilih yang cerdas dan menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil.

Acara ditutup dengan iftar dan santunan bersama 50 anak yatim Piatu dan Dhuafa. Dengan terselenggaranya Seminar Politik ini, mudah-mudahan membangkitkan pengetahuan, kesadaran dan kemampuan milenial dan Gen Z agar menjadi pemilih yang rasional, mandiri dan berdaulat demi keberhasilan Negara Republik Indonesia.