PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA DOSEN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASI PADA UNIVERSITAS SWASTA DI KOTA BANDUNG

Yusep Budiansyah

(Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Al-Ghifari)

ABSTRAK

Efektivitas organisasi adalah permasalahan sentral yang harus dihadapi termasuk untuk organisasi seperti Universitas Swasta. Pada saat ini Universitas Swasta di Indonesia tennasuk juga yang berada di Kopertis IV diduga merniliki penriasalahan pada tingkat efektivitas organisasi. Dugaan tersebut diperkuat oleh hasil survei lembaga internasional, maupun pada hasil evaluasi dari lembaga pendidikan yang mengelola pendidikan tinggi di Indonesia.

Secara teori tingkat efektivitas organisasi di Perguruan Tinggi dipengaruhi oleh tingkat kinerja yang ditunjukan para dosennya. Para dosen di lingkungan perguruan tinggi adalah motor penggerak yang sangat penting untuk meningkatkan pendidikan tinggi yang berkualitas. Adapun tingkat kinerja dari para dosen dipengaruhi oleh tingkat kesempatan atau dukungan organisasi kepada para dosen tersebut. Kesempatan dan dukungan tersebut diimplementasikan pada variabel komitmen organisasional dan budaya organisasi. Kedua faktor ini diyakini adalah faktor dominan dari sisi Universitas dalam menfasilitasi peningkatan kinerja dosen.

Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa tingkat kinerja dosen memberikan pengaruh paling dominan secara langsung terhadap efektivitas kerja diikuti oleh budaya dan komitmen organisasi. Selanjutnya dari kedua variabel yaitu; Budaya Organisasi memberikan pengaruh paling dominan terhadap tingkat kinerja dosen.

 

Kata Kunci : Komitmen Organisasional, Budaya Organisasi, Kinerja, Efektivitas Organisasi.


PRODUKSI TEPUNG POD KAKAO DAN KARAKTERISASI ADONAN DENGAN BAHAN TAMBAHANNYA UNTUK MEMENUHI KUALITAS PRODUKSI SEREAL

Abstrak


Sarapan sereal adalah produk dengan tekstur cenderung rapuh. sereal sebagian besar terbuat dari biji-bijian yang memiliki kandungan tinggi karbohidrat. Dengan menambahkan serat tinggi bubuk untuk produk sereal, sereal akan membantu untuk pencernaan perut. Karya ini dilaporkan penggunaan tepung pod kakao sebagai serat yang tinggi untuk produksi sereal sebagai bahan tambahan untuk memperoleh karakteristik adonan yang baik untuk sereal produk.
Uji proksimat tepung pod kakao menunjukkan kadar serat 23.53% dan 25.01% pati. Komposisi tepung terigu 48%, 15% tepung pod kakao, 2% lesitin, susu 5% dan 30% air adalah komposisi terbaik untuk pembuatan adonan sereal instan sesuai dengan uji tekstur
analyzer dan uji organoleptik. Pengujian menunjukkan bahwa nilai proksimat karbohidrat atau pati dari adonan setinggi 43,63%, sedangkan kadar protein 5.17% dan kadar air 38,06%. Komposisi tepung terigu 48%, 15% tepung pod kakao, 2% lesitin, susu 5% dan 30% air. Komposisi terbaik untuk pembuatan instan sereal menurut uji dengan menggunakan pengujian tekstur dan organoleptik. Hasil pengujian proksimat menunjukkan bahwa kadar karbohidrat atau pati dari adonan setinggi 70,88%, sedangkan kadar protein adonan sereal adalah 7.80% dan kadar air adonan 4,53%.

 

 1 2 3 4 5 6 >