LOKAKARYA KURIKULUM TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN UNIVERSITAS  AL GHIFARI Pada Tanggal 27-28 Agustus 2018.

Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Capaian Pembelajaran (Prof. Dr. Wachyu Sundayana, MA. Tim Pengembang Kurikulum UPI & Kurikulum Pendidikan Guru Kemenristekdikti )

Kurikulum disusun berdasarkan :

1. Content Based

2. Learning Outcome Based

 

Penyusunan bdrskan learning outcome based lebih tepat krn brdsrkan kebutuhan siswa didik atau masyarakat, sesuai perkembangan lingkungan, masyarakat, & pasar yg berkembang begitu pesat.Bidang teknologi/engineering berhubungan dgn applied science, sehingga membutuhkan lulusan2 yg mampu survive sesuai tuntutan zaman nya, yg bisa mengaplikasikan keilmuan nya secara teoritical maupun practical. Teoritical & practical knowlwdge hrs diajarkan secara paralel kpd para mahasiswa Teknologi Pertanian. Apa yg perlu dilakukan utk merumuskan kurikulum?SWOT Analysis ? Tentukan Profil Lulusan ? tentukan capaian pembelajaran (max 9 poin, cukup) ? susun kurikulum nya (mata kuliah).

Ada mata kuliah inti/wajib, ada mata kuliah pilihan.Mata kuliah pilihan bisa bbrp paket, sesuai kebutuhan pasar dan brand yg ingin dimunculkan.Mata kuliah wajib/prasyarat hanya bisa berubah per 5 thn. Akan tetapi, mata kuliah pilihan bersifat dinamis, bisa berubahn per semester disesuaikan dfn kebutuhan. Saat mengemas kurikulum, peta-kan SDM, sesuai kompetensi masing2. Bisa diperkaya dengan kuliah tamu (narasumber dari luar).

 

KURIKULUM PROGRAM TEKNIK INDUSTRI PERTANIAN (Prof. Muhammad Romli, AGRIN, IPB)


Dalam penyusunan kurikulum, tentukan tujuan, program, & outcome lulusan yg ingin dicapai. Pendekatannya tidak pada apa yg diajarkan, tetapi pada kemampuan yang akan dimiliki.


Prinsip OBE (Outcome Based Education):

  • perlu disepakati tingkat kemampuan lulusan utk suatu jenjang/bidang tertentu ?
  • kurikulum merupaka sarana pendukung, bersifat dinamis, komprehensif, & fleksibel?


Kerangka pengembangan kurukulum :

Profil Profesional ? Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) ? Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)


Kompetensi lulusan keteknikan ada 3 :

  1. Pengetahuan
  2. Keahlian
  3. Sikap/etika/tanggung jawab, ini mrpkn life long learning

 

Lingkup profesi Industri Pertanian adl merancang, mengembangkan, mrlaksanakan, & mengevaluasi kinerja sistem agroindustri. Profil Profesional Mandiri prodi TIN adl mjd technopreneur. CPL program TIN IPB ada 8 poin, salah satu nya adl mampu men-transformasi ide-ide technopreuneur (agroindustri).Jadi CPL program yg hrs tercapai, hrs mencakup :

  1. pengetahuan & kemampuan lulusan
  2. Level yg diinginkan masyarakat/pasar

Akreditasi :

1. BAN-PT

2. IABEE

BAN-PT sifat nya wajib sdngkan IABEE sukarela.

 

Kriteria akreditasi IABEE:

  • Plan
  • Do
  • Check
  • Action


Rencanakan "graduate competence orientation", lakukan "education improvements", cek "achievement of learning outcome", dan buat "education methods".  IABEE tidak memberlakukan perangkingan dalam akreditasi

 

Kebijakan SDM Pertanian thn 2018
(Bu Ety, Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura)

Masalah/isu strategis:

  • sulit akses teknologi
  • sulitnya akses thdp input yg beekualitas
  • terbatas kesediaan air
  • sulit tenaga kerja
  • rendahnya keterlibatan generasi muda
  • rendahnya produktivitas dan daya saing
  • rendahnya kualitas produk
  • produksi yg tidak berkesianmbungan
  • rendahnya nilai tambah
  • lemahnya koordinasi antar subsistem agribisnis & antar pelaku serta pemangku jabatan

 

 Sumber : Meidina Ahmad.,STP., M.Si. (Dosen Teknologi Industri Pertanian)