Mahasiswa Jurusam Farmasi Semester V Universitas Al-Ghifari, Ira Rahmawati meraih prestasi The Best Top 10 of International Poster Presentation Competition pada ajang Internasional Pharma Talk dan Competition (IPTC) 2021 yang diselenggarakan Universitas Islam Indonesia (UII), pada hari Sabtu, 13 Februari 2021 secara daring.

Rektor Universitas Al-Ghifari, Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP, M.Si., saat dihubungi melalui sambungan Telepon, Ahad pagi, (14/2/2021) membenarkan berita tersebut.

“Alhamdulillah, salah seorang mahasiswa kami atas nama Ira Rahmawati dari Jurusan Farmasi yang saat ini duduk di semester V menempati 10 besar sebagai peserta terbaik pada lomba Internasional Pharma Talk dan Competition (IPTC) 2021. Selamat kepada Ira Rahmawat, semoga di masa mendatang akan meraih prestasi yang lebih baik,” ungkap Dr. H. Didin Muhafidin.

Sementara itu, Dekan FMIPA Unfari apt. Dytha Andri Deswati., M.Si., saat dikonfirmasi di hari yang sama mengungkapkan rasa bangga terhadap anak didiknya. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diperoleh Ira Rahmawati. Ini luar biasa, diluar target atau ekspetasi dari jurusan. Semoga ini menjadi motivasi bagi para mahasiswa lainnya,” ujarnya.

Ira Rahmawati, mahasiswa Farmasi Unfari peraih The Best Top 10 of International Poster Presentation Competition, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Ahad siang (14/2/2021) memaparkan pengalamannya.

IPTC (International Pharma Talk and Competition), adalah talkshow yang sekaligus kompetisi kefarmasian yang diadakan oleh Unversitas Islam Indonesia Yogyakarta di unit Pusat Informasi Obat UII atau disingkat (PIO UII) yang diikuti oleh 3 negara yaitu Indonesia, Malaysia dan United Kingdom. Selain talkshow, diadakan kompetisi internasional yaitu Oral Competition dan Poster Presentation Competition.

“Saya mengikuti poster presentation competition. Poster presentation competition ini bertemakan “Medicine and Health Information”. Kompetisi ini diikuti oleh 57 peserta dari Indonesia, namun bisa juga diikuti oleh negara lain dikarenakan berbasis Internasional,” katanya.

Ira juga menyebutkan judul poster yang dibuat yaitu “Self Medication For Cough With PRO PerTHREE”, alasan memilih judul poster tersebut karena saat ini pandemic covid 19 menjadi permasalahan utama dan salah satu gejalanya yaitu batuk, tetapi tidak semua batuk penyebabnya adalah virus corona, bisa jadi penyebab yang lainnya, sehingga setiap orang harus mengetahui apa itu batuk dari penyebab, gejala dan treatment yang harus dilakukan terutama penanganan cepat dirumah jika mengalami batuk.

Dalam kegiatan ini, peserta mengumpulkan karya berupa poster dan video yang akan ditampilkan saat finalis.

“Alhamdulillah, saat acara puncak yaitu hari Sabtu, 13 Februari 2021 saya terpilih menjadi The Best Top 10 of International Poster Presentation Competition pada event Internasional Pharma Talk dan Competition (IPTC) 2021. Saat acara puncak diputarkan video finalis dan sesi QnA (Question And Answer) dan terakhir penyerahan sertifikat,” jelas Ira.

Ira menyampaikan ucapan terima kasih ke semua pihak, terutama jurusan Farmasi Universitas Al-Ghifari Bandung, BPH HIMAFAR UNFARI, serta teman-teman mahasiswa yang selalu mendukungnya.

“Saya berharap semoga kedepannya lebih baik lagi, mahasiswa Unfari lebih aktif berkontribusi disetiap kompetisi baik dari segi keilmuan maupun non keilmuan, jangan takut, jangan pantang menyerah, kegagalan suatu hal yang biasa namun kita harus selalu berusaha dan berikan karya terbaik untuk kampus tercinta,” pungkas Ira Rahmawati.

 

Sumber : HUMAS YAYASAN AL-GHIFARI 

https://al-ghifari.org/ira-rahmawati-mahasiswa-farmasi-unfari-raih-the-best-top-10-of-international-poster-presentation-competition-iptc-2021/