Dunia telah memasuki abad industrilisasi dan informasi. namun tidak berati bahwa bidang pertanian dan pangan menjadi tidak penting. justru bidang ini dituntut untuk lebih efektif dan efisiensi dalam menyikapi peningkatan populasi manusia, penurunan daya dukung alam, keterbatasan energi dan perubahan global. perubahan paradigma pertanian harus ditujukan untuk menghemat sumber daya yang makin terbatas.

Indonesia telah berubah paradigma pertaniannya dari penekanan prioritas bahan pokok konvensional ke diversifikasi pangan, serta perubahan prioritas produksi dari sektor hulu(produksi bahan mentah) ke sektor hilir (produksi bahan siap pakai), sehingga prospek pengolahan pangan sangat cerah dan menjanjikan. realisasi globalisasi ekonomi dengan pelaksanaan AFTA dan APEC masyarakat SDM yang handal disegala bidang, termasuk industri pangan. dipastikan Indonesia sangat membutuhkan tenaga profesional di bidang pangan dan agroindustri, baik sebagai perencana dan pemikir yang berjenjang Strata 1 maupun sebagai wirausahawan yang handal.

Visi

Menjadi program studi yang kompoten dan bisa dipercaya dalam hal penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengkajian dan pengembangan teknologi pangan, serta implementasinya bagi kepentingan masyarakat.

Misi

Menerapkan stategi pembelajaran berbasis kompetensi sedemikian rupa sehingga dihasilkan lulusan yang menguasai teknologi, berjiwa wirausaha dengan propesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan teknologi pangan dan pertanian.

 

 

Lulusan Program studi Teknologi Pangan dipersiapkan untuk mampu :

1. memperdalam pengetahuan dan apresiasi pada sitem biologi atau pertanian yang digunakan sebagai dasar penerapan teknolgi dan keteknikan. 

2. mengindentifikasi dan menganalisis permasalahan teknologi pada pengolahan pangan dan hasil pertanian dan membuat pendekatan untuk upaya pemecahan masalah serta evaluasi.

3. merancang sitem dan proses dengan memperhatikan aspek-aspek gizi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungannya.

4. membangun kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.

5. membangun Jiwa Wirausaha yang mampu untuk mengindentifikasi dan memanfaaknan peluang usaha dan berani mengambil resiko yang didasari pertimbangan keilmuan. 

6. membangun jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggung jawab untuk memecahkan permasalahan teknologi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. 

 

Lulusan diharapkan secara khusu mempunyai kemampuan :

1. Menggunakan, merancang dan mengembangkan berbagai peralatan dan proses agrobisnis.

2. Memiliki kemampuan dasar dalam mengelola suatu sitem agroindustri meliputi kemampuan managerial, rekayasa (engineering), penguasaan teknologi dan proses produksi.

3. Mampu secara sitematis memecahkan permasalahan dalam suatu sustem agroindustri dan trampil mengembangkan berbagai alternatif.

4. Memiliki kamampuan untuk melakukan proses transpormasi infut (bahan baku, mesin, modal tenaga kerja dan metode).

5. Merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dan sumber daya alam (hasil Pertanian).

6. Merencanakan, melaksanakan, mengelola, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam pekerjaan pada agroindustri.