Universitas Al-Ghifari berdiri pada tanggal 15 Agustus 2002 berdasarkan SK Mendiknas No. 180/D/O/2002. Pendirian Universitas Al-Ghifari diprakarsai oleh Sali Iskandar, Drs., Sebagai salah satu wujud dari visi dan misi Yayasan Al-Ghifari yang diselaraskan dengan cita-cita Nasional Bangsa Indonesia yaitu ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa pada bidang pendidikan tinggi. Keinginan tersebut diwujudkan dengan menggabungkan dua Sekolah Tinggi yakni STBA Jabar yang berdiri tahun 1998 (kini menjadi Fakultas Sastra), dan STIE Jabar (kini menjadi Fakultas Ekonomi), kemudian ditambah dengan tiga Fakultas baru yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), dan Fakultas Teknologi Pertanian (TEKPER), menjadi sebuah Universitas yang diberinama UNIVERSITAS AL-GHIFARI.

       Dalam perjalanan dari sekolah Tinggi menjadi Fakultas, berbagai perubahan pun dilakukan baik dari infra struktur, kurikulum serta perubahan yang berkenaan dengan kemajuan fakultas-fakultas yang ada di lingkungan Universitas Al-Ghifari.

       Universitas Al-Ghifari per-tahun Akademik  menyelenggarakan Program Peduli Pendidikan. Program tersebut memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan di Universitas Al-Ghifari dengan biaya yang sangat terjangkau.

 

Menjadi Perguruan Tinggi yang dapat melahirkan lulusan islami, cerdas, bermutu dan berwawasan global.

 

  • Mewujudkan Pendidikan Tinggi yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang islami, cerdas, bermutu, berkemampuan kompetitif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal dan global.
  • Mewujudkan Pendidikan Tinggi yang dapat memberikan pengaruh intelektual terhadap masyarakat di sekitarnya dan menjadi pusat kajian ilmu pengetahuan.
  • Mencetak lulusan Perguruan Tinggi yang berakhlakul karimah dan dapat memenuhi tuntutan jaman dengan tetap berlandaskan ideologi Islam.